Loading... Please wait...
RealTime monitoring
Pemakai dapat memonitor kendaraanya secara real‐time, artinya pemakai dapat mengetahui lokasi dan rute kendaraaan saat ini juga.
Tracking device yang dipasang di kendaraan secara otomatis mengirim data posisi, kecepatan, arah, rute dan status I/O setiap interval waktu tertentu. Selain itu, pemakai dapat memberi perintah pada tracking device untuk mengirimkan data saat itu juga melalui aplikasi web, dengan menggunakan fasilitas “request current location”.
History
Pemakai dapat melihat posisi dan rute kendaraan di masa yang lalu. Hal ini sangat bermanfaat untuk melakukan analisa terhadap rute yang dilalui oleh kendaraan.
Mapping
Posisi dan rute yang dilalui oleh kendaraan, baik saat ini maupun history dapat ditampilkan di atas peta digital. Peta terdiri dari peta jalan, land mark, batas darah. Peta menggunakan lisensi Google Maps.
Input/Output (I/O)
Tracking device dapat dihubungkan ke sensor atau switch untuk mengetahui status tertentu, seperti status pintu (terbuka/tertutup), status mesin (hidup/mati), status AC (hidup/mati) dan lain‐lain. Status I/O ini dilaporkan juga ke Jamesbond Track Server.
I/O juga dapat digunakan untuk Panic Button / SOS Button. Tombol ini dapat ditekan apabila pengendara menghadapi situasi bahaya. Apabila tombol ini ditekan maka Jamesbond Track akan mengirimkan alert secara otomatis ke pemilik kendaraan.
Geofencing
Di bawah ini adalah fitur‐fitur dalam geofencing:
• Area (Zone)
Geofence Area adalah batas-batas virtual / imajiner yang dibuat oleh pemakai untuk membatasi area atau lokasi tertentu. Jamesbond Track akan menganalisa, membuat laporan dan mengirim alert bila diperlukan, bila kendaraan keluar atau masuk area tersebut.
• Check Point
Check Point adalah tempat‐tempat yang telah ditentukan oleh pengguna yang harus dituju oleh kendaraan. JAMESBOND TRACK Tracking Device akan mengirimkan alert apabila kendaraan masuk dan keluar dari Check Point.
• POI (Point Of Interest)
POI adalah lokasi‐lokasi yang apabila kendaraan berada di lokasi tersebut, dapat disimpan didalam database, sehingga memudahkan pelacakan di kemudian hari. Untuk memudahkan POI pun dapat dirubah menjadi Check Point
• Odometer
Tracking Device secara otomatis merekam total jarak yang ditempuh oleh kendaraan. Jarak tersebut dihitung berdasarkan perubahan posisi kendaraan dari waktu ke waktu.
Nilai Odometer dilaporkan ke tracking server bersama‐sama dengan data posisi, kecepatan, arah dan status I/O. Odometer dapat dimanfaatkan antara lain untuk menganalisa:
Alert
JAMESBOND TRACKTM Tracking Device dapat mengirim alert berupa SMS kepada pemakai apabila kendaraan keluar atau masuk area geofence, memasuki check point, melebihi batas maksimum kecepatan dan lain‐lain.
Berikut ini adalah contoh SMS alert yang dikirim oleh JAMESBOND TRACKTM Tracking Device bila kendaraan keluar dari area Geofence:
GEOFENCE ALERT
28-Sept-2010
Armada 01 EXIT from geofence
Speed: 23 Km/h
Query By SMS
Pemakai dapat meminta informasi terkini mengenai lokasi kendaraannya melalui SMS (Query By SMS). Caranya adalah dengan mengirim SMS dengan format tertentu ke server Jamesbond Track. Server Jamesbond Track akan membalas dengan SMS yang berisi informasi mengenai lokasi terakhir kendaraan yang diminta. Biaya = Rp. 500,‐/SMS
Berikut ini adalah contoh SMS jawaban yang dikirim oleh Server JAMESBOND TRACKTM :
Latitude: 07 01 31.02S Longitude: 110 25 07.38E,
Speed: 56 Kmh/h,2010-07-15,12.55
Stop / Idle Report
Pemakai akan menerima laporan via SMS ketika kendaraan berhenti lebih lama dari batas waktu yang sudah ditetapkan.
Bila diperlukan dalam menghadapi situasi yang sangat diperlukan pengguna dapat mematikan kendaraan dari jarak jauh hanya dengan cara mengirimkan perintah tertentu melalui SMS. Maka kendaraan yang telah dimatikan tidak dapat dihidupkan kembali sebelum ada perintah SMS atau misscall dari nomor yang terotorisasi untuk memberi perintah. Bila kendaraan ada dalam kondisi mati Jamesbond Track GPS Tracking tetap Online. Fitur ini terdapat pada tipe Jamesbond Track GPS Tracing tertentu.
Coverage Area
JAMESBOND TRACKTM GPS Tracking dapat memantau kendaraan di semua lokasi di Indonesia yang tercover oleh jaringan GPRS/GSM. Coverage pemantauan JAMESBOND TRACKTM sama
dengan coverage jaringan GPRS/GSM yang kini hampir mengcover seluruh wilayah kepulauan di Indonesia. Jamesbond Track GPS Tracking akan lebih optimal dalam pemantauan bila pengguna memilih jaringan GPRS/GSM yang telah memiliki jaringan yang luas. Kami sangat merekomendasikan Provider jaringan yang demikian, demi tercapainya benefit yang terdapat dalam Jamesbond Track GPS Tracking, misalnya : Telkomsel, XL, dan Indosat.
Walaupun demikian, pelanggan dapat memilih sendiri Provider GSM yang akan digunakan. Untuk tipe Jamesbond Track GPS Tracking tertentu tersedia fitur penyimpanan data. Apabila kendaraan berada di lokasi blank spot / tempat yang tidak tercover oleh jaringan GPRS/GSM maka tracking device akan merekam data yang akan dikirim untuk kemudian secara otomatis dikirim bila kendaraan sudah masuk ke coverage area GPRS/GSM.